Jumat, 08 Desember 2017

Pengertian Tentang Pariwisata

rental mobil jogja, sewa mobil jogja, sewa mobil jogja termurah, pariwisata indonesia, pariwisata indonesia

Prinsip/Hakikat utama dari Pariwisata ialah Perjalanan/ bepergian (traveling), tinggal sementara (waktu) dan tidak untuk mencari nafkah. Sebelum membahas lebih jauh mengenai Paiwisata, penulis akan memudahkan pemahaman dengan pembagian sebagai berikut:
  1. Wisata: Kegiatan perjalanan oleh sekelompok orang/ seseorang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk rekreasi. Pengembangan pribadi, mempelajari keunikan tempat Wisata dalam waktu sementara.
  2. Pariwisata: Berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan masyarakat, pemerintah, daerah maupun swasta
Seorang wisatawan atau turisadalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi (bukan untuk bekerja/ mencari nafkah) serta tidak tinggal (menetap) lebih dari 6 bulan, merupakan definisi oleh Organisasi Pariwisata Dunia.

Menurut Undang Undang No. 10/ 2009 tentang Kepariwisataan, yang dimaksud dengan pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Sedangkan dalam bahasasansekerta, pariwisata memiliki makna sebagai berikut;
  • Pari : Lengkap (Mengkonsumsi semuanya)
  • Wis : Rumah (Kembali ke rumah/ pulang)
  • Ata : Bepergian (Perjalanan/ Waktu)
Atau dapat dimaknakan sebagai berikut, Pergi dari untuk mengkonsumsi sesuatu dan mereka harus kembali ke rumah. Pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Diawali dari kegiatan yang semula hanya dinikmati oleh segelintir orang-orang yang relatif kaya pada awal abad ke-20, kini telah menjadi bagian dari hak azasi manusia. Hal ini terjadi tidak hanya di negara maju tetapi mulai dirasakan pula di negara berkembang.

Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang dalam tahap pembangunannya, berusaha membangun industri pariwisata sebagai salah satu cara untuk mencapai neraca perdagangan luar negeri yang berimbang. Melalui industri ini diharapkan pemasukan devisa dapat bertambah.

Sebagaimana diketahui bahwa sektor pariwisata di Indonesia masih menduduki peranan yang sangat penting dalam menunjang pembangunan nasional sekaligus merupakan salah satu faktor yang sangat strategis untuk meninigkatkan pendapatan masyarakat dan devisa negara.

JENIS WISATA

Pada dasarnya Jenis Wisata dibagi menjadi:

a. Wisata Alam


Wisata yang Daerah tujuan wisatanya berupa tempat wisata alam, yang alami. Seperti; gunung, danau, hutan lindung, pantai, laut dll. Di bahasan Wisata alam ini sendiri dapat di bagi lagi menjadi beberapa sub-bab menurut jenis wisatanya, seperti;
  1. Wisata Cagar Alam
  2. Wisata Alam Bahari
  3. Wisata Alam Vulcanologi

b. Wisata Budaya


Wisata yang Daerah tujuan wisatanya berupa suatu tempat yang menjadi daerah tujuan wisata karena kebiasaannya, adatnya, maupun keunikan lainnya yang berasal dari penduduknya. Di bahasan Wisata Budaya ini sendiri dapat di bagi lagi menjadi beberapa sub-bab menurut jenis wisatanya, seperti;

  1. Wisata Budaya Komunal (kebiasaan/ adat)
  2. Wisata Budaya Personal (seni)
  3. Wisata Budaya Tradisional (anoname/ atempo)
  4. Wisata Budaya Temporasi (seni sesaat)

c. Wisata Buatan


Wisata yang Daerah tujuan wisatanya berupa tempat wisata buatan manusia. Contoh wisata buatan seperti; Water Park, Theme Park,

d. Wisata Minat Khusus


Wisata yang tidak semua orang menginginkannya, umumnya paket wisata ini permintaan dari yang akan melakukan tour. Contoh jenis wisata ini, misalnya; Wisata Adventure, Wisata Spiritual, Wisata Wildlife, Wisata Kesehatan, Wisata Komersial, dll.
\

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top